Malam berikutnya, jam 9:45 malam. Lampu ruang makan dimatikan, hanya ada lampu chandelier kecil di atas meja makan marmer yang besar itu menyala redup, memberikan cahaya keemasan yang seksi.4101Please respect copyright.PENANAe7auXorWty
Anak-anak sudah tidur pulas di lantai atas sejak jam 8. Pembantu sudah pulang. Om Andi masih di Singapura sampai lusa.4101Please respect copyright.PENANAKvKsMJ30C8
Tante Rina sudah mempersiapkan semuanya.
Dia hanya memakai apron hitam tipis yang biasa dipakai masak — panjangnya hanya sampai pertengahan paha, tali di belakang diikat longgar. Di bawah apron itu? Benar-benar telanjang bulat. 4101Please respect copyright.PENANATJNTk5Sv1v
Payudaranya yang besar hampir tumpah keluar dari sisi apron, putingnya sudah keras menonjol. Bagian bawah apron terbuka lebar, memperlihatkan memeknya yang sudah basah dan mengkilap.4101Please respect copyright.PENANAGvxA33z9s8
Aku duduk di kursi meja makan, celana pendekku sudah diturunkan sampai mata kaki. Kontolku tegak keras, kepalanya sudah basah oleh precum.4101Please respect copyright.PENANAjEQsgyTOCQ
Tante Rina berjalan mendekat sambil menggoyang pinggulnya, membawa segelas wine merah di tangan. Dia meletakkan gelas di meja, lalu langsung naik ke atas meja makan, duduk tepat di depanku dengan kaki terbuka lebar.4101Please respect copyright.PENANAwf55QpBYfU
"Malam ini Tante mau makan malam yang spesial," katanya sambil tersenyum genit, suaranya sudah serak penuh nafsu. "Makanan utamanya adalah kontol keponakan Tante yang besar ini."4101Please respect copyright.PENANAlEAcl83L5O
Dia menggeser bokongnya ke depan sampai memeknya tepat di depan wajahku. Aroma memeknya yang manis-asin langsung menyerbu hidungku.
"Jilat dulu, Rio… Tante sudah basah dari sore mikirin ini. Jilat memek Tante yang selingkuh ini sambil Tante cerita betapa nakalnya Tante sama kamu."4101Please respect copyright.PENANAp87bk69Bfk
Aku menunduk, lidahku langsung menjilat bibir memeknya yang tebal dan basah. Tante Rina mendesah panjang, tangannya memegang rambutku.4101Please respect copyright.PENANATMcTp2JYvC
"Aaaahhh… iya… jilat lebih dalam, sayang… Tante suka lidah keponakan Tante yang panas ini… Uhh… semalam di sofa Tante hampir ketahuan anak Tante, tapi malah bikin Tante tambah basah… 4101Please respect copyright.PENANAyYGyv6bWnX
Sekarang di meja makan ini, Tante mau kamu hancurkan memek Tante sampe Tante jerit pelan-pelan…"4101Please respect copyright.PENANAbm4vio9YYR
Aku menyelipkan lidahku ke dalam lubangnya, menggerakkan cepat sambil dua jariku mengocok klitorisnya. Tante Rina menggeliat di atas meja, payudaranya bergoyang di dalam apron yang longgar.4101Please respect copyright.PENANAONPYhdi9X2
"Rio… aaahh… jari kamu… masukin tiga… Tante mau penuh… Iya gitu… Tante ini pelacur kamu sekarang… memek Tante milik kontol keponakan sendiri… Om Andi nggak pernah bikin Tante basah segini…"4101Please respect copyright.PENANAcoj4WNivJS
Setelah beberapa menit menjilat sampai Tante Rina hampir orgasme, dia menarik kepalaku naik dan menciumku ganas, mengecap rasa memeknya sendiri di lidahku.4101Please respect copyright.PENANA3KjDkpUqk1
"Sekarang Tante mau naik… Tante mau duduk di kontol kamu sambil makan malam."4101Please respect copyright.PENANAqYa7ttEfwL
Dia turun dari meja, membalikkan tubuhnya, lalu mundur ke arahku. Dia memegang kontolku dengan satu tangan, menggesek kepalanya di memeknya yang sudah banjir, lalu perlahan duduk di pangkuanku sambil menghadap ke meja.
Shhhllluuuppp…4101Please respect copyright.PENANA40JEK4zpNs
Kontolku masuk pelan tapi pasti sampai pangkal dalam satu gerakan. Tante Rina mengerang panjang, kepalanya mendongak.
"Uuuuhhh… penuh sekali… kontol kamu selalu bikin Tante rasanya mau pecah… Enak banget, Rio… lebih tebal dan lebih panjang dari milik suami Tante…"
Dia mulai menggoyang pinggulnya pelan, naik turun sambil tangannya mengambil garpu dan pura-pura menusuk salad di piring depannya. Setiap kali turun, kontolku menghantam dalam-dalam.
Plok… plok… plok…4101Please respect copyright.PENANAS6aN3HibJs
"makin mesum," katanya sambil tertawa kecil di antara desahan. "Bayangin kalau Om Andi tahu… istrinya lagi dientot keponakan di meja makan yang dia beli… Aaahh… Tante suka risiko ini… bikin Tante tambah horny."4101Please respect copyright.PENANAyNRVEb1ytd
Aku memegang pinggulnya dari belakang, membantu naik turun lebih kuat. Tangan kiriku menyusup ke dalam apron, meremas payudaranya kuat-kuat, memilin putingnya.4101Please respect copyright.PENANAZAKPU8Lrnt
"Tante… memeknya semakin sempit… enak banget…"4101Please respect copyright.PENANAxgywuCtvhd
"Iya… Tante sengaja kencengin… supaya kontol kamu ngerasain memek Tante yang cuma buat kamu sekarang… Fuck Tante lebih cepat, Rio… Tante mau denger suara kontol kamu ngebor memek Tante di meja makan ini… Plok plok plok… keras-keras… meski anak Tante tidur di atas…"4101Please respect copyright.PENANAKnB5AxooF9
Aku semakin gila. Aku berdiri sedikit, membungkuk Tante Rina di atas meja makan. Payudaranya yang besar tertekan ke permukaan marmer yang dingin. Aku menusuk dari belakang dengan ritme cepat dan dalam.
Plak! Plak! Plak! Plak!4101Please respect copyright.PENANAqFMik1Y5Ts
Tante Rina menjerit pelan, tangannya mencengkeram pinggir meja.
"Aaaahhh… iya… gitu… hancurkan memek Tante… Tante ini istri selingkuh yang murahan… cuma mau kontol keponakan yang lebih muda dan lebih besar… Om Andi cuma bisa ngasih Tante orgasme biasa… kamu kasih Tante orgasme gila-gilaan setiap malam… Aaahh… lebih dalam lagi, sayang… Tante mau kamu tembus rahim Tante…!"4101Please respect copyright.PENANAmAQeF9e2HQ
Aku menarik rambutnya pelan ke belakang, membuat punggungnya melengkung. Doronganku semakin brutal. Suara tabrakan kulit memenuhi ruang makan yang sepi.4101Please respect copyright.PENANAJV3L6LMa4F
Tante Rina mulai kejang. Suaranya semakin tinggi meski dia berusaha menahan.
"Rio… Tante mau cum… Tante mau squirt di meja makan… aaahhh… jangan berhenti… isi Tante… buat Tante hamil sama sperma keponakan… Tante nggak peduli lagi… Tante cuma mau jadi pelacur kamu… AAAAHHHH…!!!"4101Please respect copyright.PENANAd998UUknEw
Tubuhnya bergetar hebat. Memeknya menyemprot cairan panas yang menyembur keluar, membasahi paha kami, lantai, dan kaki meja makan. Orgasmenya sangat kuat sampai kakinya gemetar tak terkendali.4101Please respect copyright.PENANAjhgxZvgzxv
Aku tidak tahan lagi. Dengan beberapa dorongan terakhir yang sangat dalam, aku menyemburkan sperma panasku yang tebal ke dalam rahim Tante Rina lagi.
"Aaaahh… terima… terima sperma Tante… penuh… penuh…!!" erangnya sambil merasakan setiap jet sperma menyembur di dalamnya.4101Please respect copyright.PENANAH2v2LvJ3sP
Kami diam beberapa saat, tubuh kami lengket oleh keringat dan cairan sex. Kontolku masih tertanam dalam di memeknya yang berdenyut pelan, sperma kami meluber keluar dan menetes ke lantai marmer.4101Please respect copyright.PENANAOqCdEhuDuE
Tante Rina menoleh ke belakang, wajahnya merah, bibirnya basah, matanya penuh kepuasan. Dia tersenyum nakal dan berbisik dengan suara serak:
"Besok… Tante mau di kamar mandi utama… sambil mandi bareng… Tante mau kamu entot Tante dari belakang sambil Tante pegang wastafel… dan Tante mau teriak nama kamu keras-keras waktu cum… Kamu berani?"
ns216.73.216.67da2


